Kamis, 23 Agustus 2012

one direction

boy band asal Inggris-Irlandia yang beranggotakan Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles dan Louis Tomlinson. Mereka dikontrak oleh Syco Records, label rekaman milik Simon Cowell setelah menjadi juara ketiga dalam ajang pencarian bakat di Inggris, The X Factor musim ke-7 pada tahun 2010.[1] Setelah sukses di Inggris, One Direction dikontrak oleh label rekaman asal Amerika Utara, Columbia Records pada tahun 2011.[2]
Pada bulan November 2011, One Direction merilis album pertama mereka yang berjudul Up All Night. Album itu dinobatkan sebagai album dengan penjualan tercepat pada tahun 2011 di Inggris.[3] Pada tahun yang sama, di Amerika Serikat album mereka sukses bertengger di posisi puncak Billboard 200. Kesuksesan ini menjadikan One Direction sebagai satu-satunya boy band asal Inggris yang album pertamanya berhasil meraih posisi nomor satu di tangga lagu di luar Inggris.[4][5]. Up All Night menguasai sepuluh besar UK Singles Chart dengan singel perdana "What Makes You Beautiful", yang selanjutnya diikuti oleh "Gotta Be You" dan "One Thing". Lewat singel "What Makes You Beautiful", One Direction berhasil memenangkan Best British Single (singel Britania Raya terbaik) di ajang BRIT Awards tahun 2012.[6]
Di Amerika Serikat, One Direction sukses menempatkan singel "What Makes You Beautiful" di posisi 28 pada tangga lagu Billboard Hot 100 pada pekan pertamanya. Ini adalah pencapaian tertinggi bagi musisi asal Inggris sepanjang 15 tahun terakhir. One Direction juga sukses menjual singel tersebut secara digital dengan total unduhan sebanyak 2.060.303.[7] Album kedua mereka akan dirilis pada bulan November 2012.[8] Sementara itu, tur dunia One Direction dijadwalkan akan berlangsung pada tahun 2013. Tur ini akan dimulai dari kota-kota di Inggris dan Irlandia kemudian dilanjutkan ke negara-negara di Amerika Utara dan Australasia.[9]
Atas kesuksesannya ini, One Direction dikatakan sebagai pemicu kebangkitan kembali era boy band Eropa yang sebelumnya pernah berjaya pada tahun 1990-an. Selain itu, One Direction juga dilabeli sebagai gelombang baru "Invasi Britania" (British Invasion) yang melanda Amerika Serikat, mengikuti jejak The Beatles pada tahun 1960-an.[10] Pada bulan Juni 2012, Nick Gatfield, CEO Sony Music Entertainment Inggris mengungkapkan bahwa berkat kesuksesannya, One Direction telah mengumpulkan kekayaan sebesar $ 50.000.000.[11]
Di Indonesia, meskipun sedang dilanda histeria terhadap boy band asal Korea Selatan, gaung boy band ini juga sangat kencang terdengar. Antara bulan Februari sampai April 2012, tercatat "Indonesia Wants One Direction" sempat beberapa kali menjadi topik hangat di salah satu situs jejaring sosial.[12]

[sunting] Perjalanan karier

[sunting] The X Factor dan pembentukan (2010)

One Direction saat tampil di salah satu episode The X Factor pada tahun 2010
"Waktu Simon Cowell berkata kalau kami akan digabung menjadi satu grup, aku mulai panik, (kepribadian) kita berbeda satu sama lain. Untungnya, dari awal kita punya tujuan yang sama. Makanya aku mengusulkan nama One Direction".
— Harry Styles, tentang nama One Direction.[13]
Tahun 2010, Niall Horan, Zayn Malik, Liam Payne, Harry Styles, dan Louis Tomlinson mengikuti audisi The X Factor musim ke-7 sebagai penyanyi solo dalam kategori "Boys", namun mereka semua gagal. Setelah mendapat saran dari juri tamu saat itu, Nicole Scherzinger, mereka berlima bergabung dan membentuk sebuah boy band. Boy band ini kemudian berhasil lolos untuk kategori "Groups".[14] Boyband yang baru terbentuk ini diberi waktu lima minggu untuk berlatih sekaligus saling mengenal satu sama lain sebelum kompetisi dimulai. Selanjutnya, mereka berlima sepakat untuk mengadakan latihan di sebuah vila milik ayah tiri Harry di Manchester.[15]
Harry lah yang punya ide untuk menamai grup mereka One Direction. Menurutnya, akan terdengar hebat saat pembawa acara The X Factor, Petrus Dickson menyebutkan nama mereka saat siaran langsung di televisi.[16][17][18] Kemudian, dalam babak kualifikasi sekaligus penampilan perdana mereka sebagai grup di ruang penjurian, mereka menyanyikan lagu "Torn" secara akustik.[19]
Selama kompetisi berlangsung, One Direction membawakan lagu-lagu dari beberapa musisi terkenal dunia, di antaranya Pink, Coldplay, The Beatles, Elton John, Kelly Clarkson, Snow Patrol, Kim Wilde, Rihanna, dan sebagainya. Setelah peserta lainnya (F.Y.D., Diva Fever dan Belle Amie) berturut-turut tereliminasi, One Direction menjadi satu-satunya peserta pilihan Simon Cowell yang tersisa. Grup ini dengan cepat mendapatkan popularitas di Inggris.[15] Pada akhir kompetisi, One Direction menempati posisi ketiga, dibelakang Rebecca Ferguson (juara dua) dan Matt Cardle (juara satu). Namun, setelah acara final selesai, lagu berjudul "Forever Young" yang rencananya akan dinyanyikan oleh One Direction jika mereka menjadi juara ternyata bocor di dunia maya.[20]

[sunting] Up All Night, tur dan terobosan (2011–2012)

One Direction tampil di Glasgow saat X Factor Live Tour, April 2011.
Pada bulan Januari 2011, One Direction menandatangani kontrak rekaman dengan label rekaman milik Simon Cowel, Syco Records. Kemudian, bulan November 2011, One Direction juga menandatangani kontrak rekaman dengan Columbia Records di Amerika Utara.[21]
One Direction dan sembilan kontestan The X Factor lainnya berpartisipasi dalam X Factor Live Tour yang berlangsung dari bulan Februari sampai April 2011. Sepanjang tur, One Direction telah tampil bagi 500.000 orang di seluruh Inggris.[22][23] Mereka merekam album debut mereka, Up All Night di Swedia, Amerika Serikat dan Inggris. Dalam album tersebut, One Direction berkolaborasi dengan Savan Kotecha, Rami Yacoub, RedOne, Ed Sheeran, Kelly Clarkson, Tom Fletcher, Steve Mac, Toby Gad dan Carl Falk.[24] Singel pertama mereka, "What Makes You Beautiful" dirilis tanggal 11 September 2011.[25] Singel ini berhasil bertengger di posisi pertama UK Singles Chart setelah dinobatkan sebagai singel yang paling banyak di request sepanjang masa oleh Sony Music Entertainment.[26][27] Di tangga lagu Irlandia, singel ini berada di posisi pertama selama empat minggu berturut-turut.[28] Di Amerika Serikat, singel ini dirilis pada Februari 2012,[29] dan memulai debutnya pada posisi 28 di Billboard Hot 100,[30] posisi tertinggi bagi musisi asal inggris sejak tahun 1997.[30] Singel ini terus naik hingga ke posisi empat dan tanggal 21 Mei 2012, sebanyak 2.060.303 unduhan digital singel ini telah terjual di AS.[7] Singel ini juga pernah dinyanyikan ulang di salah satu episode dalam serial TV populer AS, Glee.[31] Singel kedua mereka, "Gotta Be You" dirilis tanggal 13 November 2011 dan menempati posisi ketiga di tangga lagu Irlandia dan Inggris.[32][33]
Di Amerika Serikat, One Direction melakukan penampilan televisi pertama mereka dalam acara The Today Show di Rockefeller Center pada tanggal 12 Maret 2012. Sebelumnya, bulan Januari 2012, Melissa Lonner (produser acara The Today Show) mengundang One Direction untuk tampil di studio biasa. Namun kabar ini bocor, membuat surat elektronik NBC dibanjiri oleh ribuan surat dari penggemar yang ingin menonton mereka di studio. Hal ini memaksa NBC untuk memindahkan lokasi syuting ke Rockefeller Plaza dengan pengamanan ketat yang melibatkan kepolisian New York. Saat One Direction mengunjungi Manhattan tanggal 12 Maret 2012, sekitar 15.000 penggemar berkumpul di alun-alun kota, tumpah ruah ke jalan-jalan disekitarnya. Seperti yang dilaporkan oleh The Today Show, kerumunan penggemar yang seperti itu sebelumnya cuma pernah terjadi pada Justin Bieber, Lady Gaga dan Chris Brown. The Today Show menggambarkan fenomena ini sebagai hal yang tidak biasa. Justin Bieber dan Chris Brown jelas-jelas memiliki banyak lagu hit dan terkenal di AS, sedangkan One Direction tidak dikenal dan pada saat itu bahkan belum memiliki lagu hit.[34][35] Kepopuleran mereka "meledak" begitu saja. One Direction telah memicu kebangkitan boy band dan menciptakan fenomena British Invasion yang baru di Amerika Serikat.[36][37][38][39][40]
Genre album pertama One Direction sebagian besar didominasi oleh pop, yang berorientasi ke dance-pop, teen pop, pop rock dan power pop serta dipengaruhi oleh electropop dan rock.[24][41][42][43] Album ini secara umum mendapat ulasan positif dari para kritikus.[44] Up All Night dipuji karena sasarannya terhadap pendengar yang berusia remaja.[45][46][47][48] Up All Night menempati posisi kedua di UK Singles Chart, terjual sebanyak 138.631 kopi di Inggris dan menjadi album nomor dua yang paling tinggi penjualannya serta album debut yang paling cepat terjual pada tahun 2011.[3][49] Di Amerika Utara, Up All Night dirilis pada bulan Maret 2012 dan menempati posisi puncak di Billboard 200 dan Canadian Albums Chart, menjadikan One Direction sebagai grup pertama dalam sejarah Inggris yang sukses menempatkan album pertamanya pada posisi puncak di kedua negara tersebut.[4][50][51] Album ini juga menduduki puncak tangga lagu di empat belas negara lainnya.[52] Bulan Juni 2012, Musicweek melaporkan bahwa Up All Night telah terjual sebanyak 608.382 kopi di Inggris,[53] 739.000 kopi di Amerika Serikat,[54] dan 2,3 Juta kopi di seluruh dunia.[55][56]
One Direction tampil di Sydney dalam sesi Up All Night Tour, April 2012.
6 Januari 2012, One Direction merilis "One Thing" sebagai singel kedua mereka di luar Inggris dan Irlandia.[57]. Di Inggris, lagu ini dirilis sebagai singel ketiga pada tanggal 13 Februari 2012.[58] Disana, "One Thing" menduduki posisi ke-sembilan, menjadi singel ketiga dari album Up All Night yang bertengger di posisi sepuluh besar dalam UK Singles Chart.[59] One Thing dirilis oleh Columbia Records pada tanggal 22 Mei 2012 dan menjadi singel kedua One Direction di Amerika Serikat.[60] Untuk singel selanjutnya, lagu berjudul "More Than This" telah dipastikan akan dirilis sebagai singel keempat mereka.[61]
26 September 2011, One Direction mengumumkan debut tur mereka di Inggris yang dinamakan Up All Night Tour. Tur ini dimulai pada bulan Desember 2011 dan berakhir pada bulan Januari 2012.[62] Bulan Februari 2012, mereka menambahkan Australasia dan Amerika Utara ke daftar Up All Night Tour mereka untuk bulan April sampai Juli 2012 .[63][64] Keseluruhan tiket untuk 62 tur sudah terjual habis.[65][66][67][68] Sepanjang tur, One Direction juga menyanyikan lagu-lagu dari musisi-musisi lain, di antaranya "Use Somebody" (Kings of Leon), "Stereo Hearts" (Gym Class Heroes), "Valerie" (The Zutons), "Torn" (Natalie Imbruglia) dan "I Gotta Feeling" (The Black Eyed Peas).[69] Liputan konser mereka juga diberitakan oleh beberapa media internasional, antara lain Herald Sun,[70] Rolling Stone,[71] The National Post[72], Jam! Canoe,[73] The Toronto Star,[74] dan The New York Times.[43] Hasil rekaman dari tur mereka yang berjudul Up All Night: The Live Tour dirilis pada bulan Mei 2012 dalam bentuk DVD.[75][76] Penjualan DVD tur ini lagi-lagi menduduki puncak tangga musik di 25 negara.[77] Di AS, DVD ini menduduki posisi pertama dalam Billboard DVD chart, terjual lebih dari 76.000 keping, mengalahkan penjualan DVD tur John Mayer (65.000 keping) yang notabene lahir dan dibesarkan di Amerika Serikat. Penjualan pada pekan perdananya juga tercatat sebagai rekor tertinggi kedua selama lima tahun terakhir. Posisi pertama dipegang oleh penyanyi yang juga berasal dari Inggris, Adele dengan DVD konser Live at the Royal Albert Hall-nya yang terjual sebanyak 96.000 keping pada tahun 2011.[55][78]
April 2012, One Direction digugat atas tuduhan pelanggaran hak merek dagang (trademark infringement) oleh sebuah band indie asal California yang bernama sama. Menurut gugatan itu, band penggugat tersebut telah menggunakan nama One Direction sejak tahun 2009, telah menghasilkan dua album dan mereka mengklaim bahwa mereka memiliki hak atas nama tersebut karena telah mendaftarkan nama One Direction di Kantor Paten dan Merek Dagang Amerika Serikat pada bulan Februari 2011. Band itu menuntut agar One Direction memberi mereka keuntungan dari hasil penjualan album dan tur mereka serta membayar ganti rugi sebesar 1 juta dolar.[79] Menanggapi gugatan ini, juru bicara One Direction menanggapinya dengan mengatakan bahwa: "Manajemen One Direction sudah berusaha memecahkan masalah ini secara damai. Tapi kami tidak punya pilihan lain selain melawan balik gugatan tersebut agar boy band kami bisa menggunakan nama itu."[80] Juni 2012, Nick Gatfield, CEO Sony Music Entertainment Inggris mengungkapkan tentang keberhasilan global One Direction. Menurutnya, One Direction telah mengumpulkan kekayaan sebesar $ 50.000.000 berkat kesuksesannya, dan angka ini akan terus bertambah di tahun-tahun yang akan datang.[11]

[sunting] Album studio kedua dan tur dunia (2012)

Pada bulan Mei 2012, One Direction mulai merekam album kedua mereka di Swedia.[81][82] Para personil One Direction mengungkapkan bahwa mereka ingin lebih banyak berkontribusi dalam penulisan lagu-lagu di album kedua mereka. Dalam salah satu wawancara, Harry mengatakan: "Kami selalu menulis (lagu) di perjalanan, di hotel dan di bandara. Kami tidak ingin lagu-lagu kami terdengar seperti lagu yang ditulis oleh seorang pria berumur 40 tahun lalu memberikannya pada kami untuk dinyanyikan."[83] Louise menambahkan: "Kami mau mempersembahkan album kedua ke zona yang agak berbeda. Akan ada lebih banyak suara gitar dan grungier. Kami senang mendengarkan suara gitar saat tur. Dan sekarang kami mau "menghidupkannya" dengan cara membawanya kedalam album kedua."[84] Album kedua ini dijadwalkan akan dirilis pada bulan November 2012.[85][86]
Tur dunia One Direction dijadwalkan akan dimulai pada bulan Februari 2013.[87][88] Sejauh ini, tur tersebut akan dilaksanakan di 101 kota yang tersebar di Inggris, Irlandia, Amerika Utara dan Australasia. Tiketnya sudah mulai dijual sejak Mei 2012. Di Inggris dan Irlandia, tiketnya terjual lebih dari 300.000 lembar hanya dalam satu hari.[89] Sementara itu di Australia dan Selandia Baru, penjualan tiket telah meraup pendapatan sebesar US $ 15,7 juta, dengan total tiket yang terjual sebanyak 190.000 lembar untuk 18 konser yang akan diselenggarakan di berbagai kota di kedua negara tersebut.[9][90]

[sunting] Pengaruh

"Sepertinya aneh jika dibandingkan dengan grup musik sebesar mereka, mengingat Beatles dan Rolling Stones merupakan ikon musik. Kami kehilangan kata-kata ketika tahu menjadi grup musik Inggris pertama yang album debutnya langsung berada di nomor satu. Ini seperti sebuah mimpi. Kami ingin berterima kasih kepada semuanya, setiap penggemar kami di AS yang membeli album kami. Kami juga ingin berterima kasih kepada publik Amerika yang sangat mendukung kami".
— One Direction, menanggapi kesuksesan mereka di Amerika Serikat.[91]
One Direction menjadi pembicaraan setelah berhasil menembus pasar musik Amerika Serikat hanya dalam waktu beberapa minggu dengan satu debut album saja.[92] Membuat rekor di tangga lagu Amerika Serikat, Billboard 200. Prestasi mencengangkan ini membuat mereka mencatatkan diri sebagai artis Inggris pertama yang memasuki Billboard dan langsung melesat ke posisi puncak dengan album perdana, menyingkirkan rekor sebelumnya, Bruce Springsteen dan Adele dari puncak tangga lagu. Rekor ini bahkan juga melewati rekor musisi Inggris lainnya seperti The Rolling Stones dan The Beatles. Kehadiran mereka dianggap sebagai pembawa kembali jaman keemasan yang dulu dihiasi para jawara boy band seperti Backstreet Boys, Westlife dan 'N Sync. Penampilan panggung mereka selalu dipadati Directioners (istilah untuk penggemar One Direction). Kehadiran mereka selalu ditunggu, segala hal tentang mereka pun selalu dicari. One Direction adalah pujaan para remaja diseluruh dunia. Oleh sebab itu, tidak berlebihan bila mereka dijuluki sebagai pembawa wabah Inggris baru, atau "British Invasion" di Amerika Serikat dan diseluruh dunia.[93][36][37][38][39][40]
Neil McCormick dari The Daily Telegraph menerbitkan sebuah artikel tentang fenomena kesuksesan One Direction di Amerika Utara. Menurutnya, AS telah menyediakan celah di pasar musiknya yang menyebabkan masih ada anak-anak muda lainnya yang berhasil menembusnya setelah Justin Bieber beberapa tahun silam.[94] Bill Werde, perwakilan dari majalah Billboard berkomentar: "Ada banyak kemungkinan di sini, salah satunya adalah jika bakat yang bagus diiringi dengan penampilan yang bagus juga, maka itu benar-benar badai yang sempurna untuk sebuah kesuksesan, kesuksesan yang fenomenal."[95] Sementara itu, Sonny Takhar, direktur Syco Records berpendapat mengenai peranan media sosial: "Inilah faktanya. Media sosial telah menjadi radio baru. Mereka (One Direction) hidup disana. Begitu juga penggemar mereka, dan ini membantu menciptakan ilusi bahwa mereka bisa lebih dekat dengan penggemar mereka."[95] Hingga Mei 2012, tercatat akun Twitter One Direction telah mengumpulkan lebih dari 12 juta pengikut, lebih dari 204 juta penonton di Youtube dan 4 juta penyuka di Facebook.[96][97] Setiap anggota juga dikenal dengan ciri-khasnya masing-masing: "Niall yang imut", "Zayn yang tenang dan misterius", "Liam yang bijaksana", "Harry yang tampan", dan "Louis yang lucu".[98]
One Direction saat peluncuran buku One Direction: Forever Young (Our Official X Factor Story) di Manchester, Maret 2011

[sunting] Usaha lain

Buku berlisensi pertama One Direction, One Direction: Forever Young (Our Official X Factor Story), dirilis pada 17 Februari 2011 yang diterbitkan oleh HarperCollins.[99] Buku tersebut berisi informasi-informasi pribadi, foto-foto, dan kegiatan di luar panggung selama The X Factor dan The X Factor Live Tour.[100] Buku ini sukses menjadi buku terlaris di Sunday Times Bestseller.[101] Tanggal 1 September 2011, One Direction: The Official Annual 2012 dirilis, yang berisikan antara lain wawancara eksklusif, sampai dengan berita dan foto-foto para personel yang belum pernah dipublikasikan. Pada 15 September 2011, One Direction merilis Dare to Dream: Life as One Direction. Seperti buku-buku sebelumnya, buku ini juga memuat foto-foto eksklusif, kegiatan para personel di luar panggung, dan momen-momen pribadi yang tertangkap kamera. Buku ini juga berhasil merajai daftar buku non-fiksi terlaris the Sunday Times dan dirilis di Amerika Serikat pada tanggal 22 Mei 2012.[102]
Pada Desember 2012, One Direction merilis kalender pertama mereka, One Direction 2012 Calendar. Amazon.com menobatkan penjualan kalender ini sebagai penjualan kalender terlaris sepanjang masa. Mengalahkan rekor sebelumnya, Official Cheryl Cole 2011 Calendar milik Cheryl Cole, dan Official JLS 2011 Calendar milik JLS di Inggris.[103] One Direction juga menjadi brand ambassadors untuk Pokémon Black and White, Nokia, HarperCollins, dan Hasbro.[104][105]

[sunting] Filantrofi

One Direction saat berpartisipasi dalam BGC Charity Day di London, September 2011
Selain karier musiknya, One Direction juga ikut berkontribusi dalam beberapa kegiatan amal. Pada tahun 2010, saat mereka berlima masih jadi kontestan The X Factor, One Direction bersama sebelas kontestan lainnya merilis sebuah singel gubahan dari lagunya David Bowie yang berjudul Heroes untuk tujuan amal. Lagu ini direkam pada tanggal 18 Oktober 2010 dan hasil penjualannya digunakan untuk membantu sebuah badan amal bernama Help for Heroes yang bertujuan untuk menyediakan fasilitas yang lebih baik bagi prajurit dan wanita Inggris yang terluka atau cacat akibat peperangan.[106] Musik video untuk lagu ini dibuat pada tanggal 2 November 2010 di Three Mills Studios.[107][108] Lagu ini berhasil menempati posisi pertama di Irish Singles Chart pada tanggal 25 November 2010 dan di UK Singles Chart pada tanggal 28 November 2010.[109][110] Pada bulan September 2011, One Direction turut berpartisipasi dalam acara pengumpulan dana dengan tema BGC Charity Day 2011 untuk membantu warga negara Inggris yang kondisinya belum pulih pasca peristiwa 11 September 2001 (foto).[111]
Pada Februari 2012, One Direction berpartisipasi dalam acara penggalangan dana yang diadakan oleh Sport Relief, dengan para selebriti "menjual diri mereka secara daring" untuk mengumpulkan dana. Hasil pengumpulan dana ini digunakan untuk membantu orang-orang yang menjalani kehidupan yang sulit di Inggris dan di negara-negara miskin lainnya di dunia.[112] Pada Maret 2012, One Direction berkontribusi dalam acara penjualan buku bertajuk Dish for a Wish. Acara ini juga diikuti oleh beberapa selebritis seperti Gwyneth Paltrow, Myleene Klass, dan Gordon Ramsay. Hasil dari penjualan buku ini disumbangkan ke Rays of Sunshine Children's Charity, sebuah organisasi amal yang membantu menyediakan kebutuhan anak-anak yang sedang sakit di Inggris.[113][114] Selanjutnya, April 2012, One Direction bekerja sama dengan Charitybuzz turut serta mengumpulkan dana untuk membantu badan amal Great Ormond Street Hospital. Pada bulan yang sama, One Direction juga turut mengambil bagian dalam acara lelang amal bersama organisasi California Earthquake Authority untuk membantu American Red Cross dalam mempersiapkan program waspada bencana di California.[115] Pada Mei 2012, One Direction bekerja sama dengan organisasi The Elephant Project melelang boneka-boneka berbentuk gajah. Boneka-boneka gajah tersebut ditandatangani oleh masing-masing personel One Direction dan dilelang bersama foto grup tersebut. Hasil dari pelelangan ini digunakan untuk membantu para penderita Alzheimer.[116] Pada bulan Juli 2012, One Direction bekerja sama dengan British Airways menyelenggarakan sebuah kompetisi bertajuk "SMS untuk menang" di salah satu situs jejaring sosial. Delapan penggemar yang beruntung akan berkesempatan untuk terbang bersama One Direction selama satu jam. Uang yang terkumpul dari kompetisi ini disumbangkan ke Comic Relief untuk membantu anak-anak di Inggris dan beberapa negara miskin lainnya di dunia.[117][118]

[sunting] Anggota

[sunting] Niall Horan

Niall Horan
Niall James Horan, lahir 13 September 1993 (umur 18) berasal dari Mullingar, County Westmeath, Irlandia. Ibunya bernama Maura Gallagher dan ayahnya Bobby Horan.[119] Dia memiliki seorang kakak bernama Greg.[120] Orang tua nya bercerai saat ia berusia lima tahun. Setelah itu, Niall dan kakaknya hidup berpindah-pindah antara rumah ibu dan rumah ayahnya. Ibunya menikah lagi dengan seorang pria bernama Chris dan pindah ke Edgeworthstown, County Longford.[119] Dia bersekolah di Coláiste Mhuire, sebuah sekolah kristen di Irlandia.[121][122]. Di sekolah, Niall bergabung dengan tim paduan suara sekolah yang tampil setiap hari Natal.[16][17] Sebelum mengikuti The X Factor, dia sudah tampil di beberapa tempat di Irlandia. Niall sudah mahir bermain gitar sejak kecil. Dalam sebuah wawancara, dia menyebut gitarnya adalah "hadiah terbaik yang pernah aku terima sebagai hadiah natal".[123]
Saat audisi The X Factor, Niall berkata: "Umurku 16 tahun dan aku ingin memiliki nama besar seperti Beyonce dan Justin Bieber. Aku pernah dibanding-bandingkan dengan dia (Justin) dan sepertinya aku tidak terlalu buruk. Aku adalah anak yang akan menyambar alat musik apapun yang ada didekatku. Dan aku mencintai musik. Aku ingin sukses, membuat album dan bekerjasama dengan musisi-musisi terkenal dunia."[124] Niall mengungkapkan kalau dia merupakan penggemar Frank Sinatra, Dean Martin dan Michael Bublé. Dia suka mendengarkan musik rock, khususnya The Eagles, Bon Jovi dan The Script.[125][126] Selain itu, ia juga mengidolakan penyanyi Inggris, Ed Sheeran. Saat Sheeran berkolaborasi dengan One Direction dalam lagu "Moment" di album pertama mereka, Niall mengatakan: "suatu kehormatan bisa bekerjasama dengannya (Sheeran)".[127]
Bulan Juni 2012, gara-gara saling mengirimkan tweet mesra di Twitter, Niall digosipkan menjalin hubungan khusus dengan Demi Lovato. Niall mengakui bahwa memang ada kedekatan khusus antara dirinya dan Demi. Namun dia tak menyebut hubungan mereka pacaran. Dalam salah satu wawancaranya dengan Dailymail, Niall mengatakan: "Aku tidak tahu apa yang akan terjadi. Kami saling bicara. Dia gadis yang hebat jadi aku nyaman bicara dengannya. Aku tak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya."[128] Sebelumnya, Demi sendiri sempat mengakui bahwa dia adalah penggemar berat Niall. Tak hanya Demi, Niall pun sebelumnya sempat menyebut Demi wanita cantik dan beberapa kali mereka berdua pernah dipergoki sedang jalan berdua.[129]
Zayn Malik

[sunting] Zayn Malik

Zain Javadd "Zayn" Malik, [130][131] lahir 12 Januari 1993 (umur 19) di Rumah Sakit St Luke, Bradford, Inggris.[132] Ayahnya bernama Yasser yang berdarah Inggris-Pakistan sedangkan Ibunya, Tricia Malik berdarah Inggris. Ia memiliki tiga saudara perempuan, yaitu Doniya, Waliyha and Safaa.[122][133] Zayn dibesarkan di East Bowling, di sebelah barat pusat kota Bradford. Dia menempuh pendidikan dasarnya di Lower Fields Primary School dan melanjutkan ke Tong High School, sebuah sekolah negeri yang komprehensif di Bradford. [134] Sebelum pindah kesana, Zayn sudah pindah sekolah dua kali karena dia merasa tidak cocok dengan sekolah-sekolahnya yang sebelumnya. Barulah setelah dia pindah Tong, ia menemukan kecocokan itu dan mulai fokus pada bakatnya.[135] Saat mengikuti The X Factor, kakeknya, Walter meninggal dunia. Zayn memiliki tato berupa nama kakeknya dalam bahasa Arab di dadanya.[136][137][138][139]
Saat audisi The X Factor, Zayn mengungkapkan motivasinya mengikuti acara itu adalah untuk mencari pengalaman. Menurutnya, urban music adalah faktor utama yang mempengaruhi karir bermusiknya yang bergenre R&B dan Rap.[135][140] Dalam audisi X Factor, Zayn membawakan lagu R&B milik Mario yang berjudul "Let Me Love You". Dia merupakan personil One Direction yang dicap sebagai "kolaborator impian" oleh beberapa artis-artis dunia, salah satunya Bruno Mars.[141] Zayn pernah berkencan dengan rekannya sesama kontestan X Factor, Rebecca Ferguson. Hubungan ini menuai kontroversi karena usia mereka yang terpaut enam tahun. Hubungan ini cuma bertahan empat bulan dan berakhir pada bulan November 2011. [142] Zayn adalah seorang perokok berat. Pada bulan Agustus 2011, ia menyatakan keinginannya untuk berhenti merokok, meskipun itu sangat sulit baginya.[143] Setelah sempat beberapa kali digosipkan menjalin hubungan dengan anggota girlband Little Mix; Perrie Edwards, pada bulan Mei 2012 Zayn akhirnya mengkonfirmasi kepada media kalau ia dan Perrie Edwards memang berpacaran. [144][145][146][147][148][149][150] Zayn adalah penggemar rajah tubuh, ia punya tujuh tato ditubuhnya; tato berbentuk "Yin Yang" di pergelangan tangan, gambar jari bersilang di lengan bawah, nama kakeknya dalam tulisan arab di bagian dada, sebuah simbol Jepang yang mempunyai arti born lucky, gambar hati di bagian perut, gambar daun pakis berwarna perak yang merupakan simbol negara Selandia Baru di leher belakang dan terakhir tato berbentuk epigraf di bagian tulang selangkanya.[151][152]
Bulan Juni 2012, Zayn memposting tweet: "La ila ha ill lalla ho muhammed door rasoolalah" yang maknanya merupakan deklarasi iman dari seorang muslim. Tweet ini menuai kritik dari beberapa kalangan anti-muslim di Eropa dan Amerika, salah satunya Debbie Schlussel. "Ia menggunakan pengaruhnya untuk menyebarkan agama Islam pada para penggemarnya, dan berusaha membuat mereka pindah agama. Itu berbahaya," tulis Debbie dalam blognya.[153] Sementara itu, Zayn dipuji oleh para muslim lain di industri hiburan Eropa dan Amerika. Wajahat Ali, seorang penulis skenario muslim dari San Fransisco menyebutkan bahwa kesuksesan Zayn justru dapat memperbaiki nama baik Islam di dunia barat. "Dia menunjukkan bahwa seseorang dapat dihargai karena bakatnya, dan ia tak akan diasingkan hanya karena ia seorang muslim." Zudhi Jasser, seorang aktivis muslim di Amerika, juga mendukung Zayn yang berani memproklamasikan keislamannya di dunia barat yang terkenal diskriminatif pada muslim. Namun ia mengingatkan bahwa muslim yang konservatif mungkin justru akan ikut mengecam Zayn karena tato dan tindikan di kupingnya.[154]
Louis Tomlinson

[sunting] Louis Tomlinson

Louis William Tomlinson, lahir dengan nama Louis Troy Austin,[155][156] 24 Desember 1991 (umur 20),[157] berasal dari Doncaster, South Yorkshire, Inggris. Ibu dan ayahnya bernama Johannah Poulston dan Troy Austin. Orangtuanya bercerai saat ia masih anak-anak, kemudian ibunya menikah lagi dengan seorang pria bernama Mark Tomlinson, yang memberinya nama belakang Tomlinson.[119] Dia punya lima orang adik perempuan, yaitu Georgia Austin, Charlotte, Félicité, serta si kembar Daisy dan Phoebe Tomlinson. Sejak kecil, Louis sudah membintangi beberapa acara televisi. Louis menempuh pendidikan di sebuah sekolah akting di Barnsley.[158] Setelah itu, ia pernah memiliki peran kecil di sebuah film drama ITV1 berjudul If I Had You dan serial Waterloo Road di BBC. Masa SMP dan SMA nya masing-masing dijalaninya di Hall Cross School dan Hayfield School. Saat bersekolah di Hall Cross, Louis sempat membintangi beberapa drama musikal. Ia pernah bekerja sebagai pelayan sebelum mengikuti X Factor.[159][17] Louis adalah seorang penggemar Manchester United.[160]
Louis mengatakan kalau peran utama Danny Zuko dalam film drama musikal Grease adalah motivasi utamanya dalam mengikuti X Factor.[161][17] Musisi yang diidolakan sekaligus yang paling mempengaruhi perjalanan bermusiknya adalah Robbie Williams. Dalam salah satu wawancara dengan Now Magazine, Louis berkata: "Aku selalu menyukai Robbie (Williams). Dia sangat berbakat dan selalu tampil memukau dalam setiap konsernya. Kami bertemu dengan banyak selebriti dalam X Factor, dan dia adalah salah satu yang terbaik."[162] Saat ini, Louis sedang menjalin hubungan dengan seorang mahasiswi Manchester University bernama Eleanor Calder.[163][164][165][166][167][168]
Liam Payne

[sunting] Liam Payne

Liam James Payne,[169] lahir 29 Agustus 1993 (umur 18), berasal dari Wolverhampton, West Midlands, Inggris. Ayah dan Ibunya bernama Karen dan Geoff.[170] Dia memiliki dua orang kakak perempuan, yaitu Ruth dan Nicola.[122] Sejak usia empat tahun, Liam diharuskan menjalani tes rutin di rumah sakit karena salah satu ginjalnya tidak berfungsi, yang menyebabkan ia harus menerima 32 suntikan setiap hari walaupun pada saat itu ia masih kanak-kanak.[171] Pada masa sekolah, Liam sangat menyukai olahraga dan bergabung dengan tim olahraga di sekolahnya. Ia kemudian diterima di sebuah tim lari Cross Country Running. Sejak saat itu, ia berlatih sepanjang waktu dan bangun pada jam 6 pagi untuk berlari. Ia juga mengikuti latihan tinju karena pada usia 12 tahun, ia pernah diintimidasi di sekolahnya dan menurutnya, ia harus mempunyai sesuatu untuk membela diri.[135][140] Liam adalah mahasiswa di City of Wolverhampton College jurusan teknologi musik.[172] Selain olahraga, Liam juga anti minuman beralkohol. Di hidupnya yang paling penting adalah hidup sehat setiap saat. Sebelum mengikuti X Factor, Liam pernah tampil dihadapan 26.000 penonton saat pertandingan sepakbola tim Wolverhampton Wanderers.[16][17]
Liam pernah mengikuti audisi X Factor musim ke-5 saat usianya 14 tahun. Pada saat itu, Simon Cowell mengatakan kalau Liam belum siap untuk berkompetisi dan memintanya untuk kembali dua tahun lagi. Dua tahun berikutnya, ia datang kembali dan berhasil lolos. Liam merupakan penggemar Justin Timberlake. Menurutnya, Timberlake adalah pengaruh terbesar dalam karier bermusiknya. Penampilannya di panggung juga terinspirasi dari salah satu anggota Take That, Gary Barlow.[173] Saat ini, Liam menjalin hubungan dengan seorang penari bernama Danielle Peazer.[174] Mereka bertemu dalam acara X Factor tahun 2010 dan mulai berpacaran sejak saat itu.[175] Karena hubungannya dengan Liam, Danielle Peazer yang merupakan penari latar Jessie J ini pernah menerima ancaman pembunuhan dan bentuk intimidasi lainnya dari para penggemar Liam di Twitter.[176][177][178][179][180]
Harry Styles

[sunting] Harry Styles

Harry Edward Styles, lahir 1 Februari 1994 (umur 18),[181][182] berasal dari Holmes Chapel, Cheshire, Inggris. Harry adalah personil One Direction yang paling muda. Dia pernah bersekolah di Holmes Chapel Comprehensive School.[183] Ayah dan ibunya bernama Des Styles dan Anne Cox.[119] Dia punya seorang kakak perempuan bernama Gemma.[122] Saat berusia tujuh tahun, ayah dan ibunya bercerai, ibunya kemudian menikah lagi dengan seorang pria bernama Robin Twist. Harry pernah menjadi penyanyi utama dalam sebuah band independen bernama White Eskimo.[184] Band ini pernah memenangkan sebuah kompetisi band lokal di Cheshire.[16][17] Sebelum Harry mengikuti audisi The X Factors, dia sempat bekerja di sebuah toko roti setiap hari Sabtu, mulai dari jam lima pagi sampai empat sore.[185]
Saat kanak-kanak, Harry sangat mengidolakan Elvis Presley. Dia mengatakan Presley adalah penyebab awal ketertarikannya pada musik.[158] Harry juga mengagumi musisi-musisi seperti Foster the People, Coldplay dan Kings of Leon. Selain itu, perjalanan bermusiknya juga turut dipengaruhi oleh The Beatles.[186] Saat ini, Harry sedang menjalin hubungan dengan seorang presenter televisi bernama Caroline Flack. Hubungan ini menimbulkan kontroversi karena perbedaan usia antara mereka berdua yang terpaut cukup jauh, yaitu 15 tahun.[187] Sebelumnya, Harry juga sempat digosipkan memiliki hubungan spesial dengan Taylor Swift.[188][189]

Sabtu, 18 Februari 2012

greyson michael chance :)

Greyson Michael Chance (lahir di Wichita Falls, Texas, Amerika Serikat, 16 Agustus 1997; umur 14 tahun)[1] adalah penyanyi pop rock dan pianis Amerika yang pada April 2010 menunjukkan performanya menyanyikan lagu Paparazzi milik Lady Gaga pada festival musik kelas enam dan menjadi hits di YouTube,[3] mendapatkan lebih dari 44,5 juta penonton. Dua dari musik ciptaannya, "Stars" dan "Broken Hearts", mencapai lebih dari 5 dan 7 juta penonton secara terpisah pada saluran YouTubenya.[4] Single pertamanya, "Waiting Outside the Lines", diluncurkan pada Oktober 2010. Album pertama Chance, Hold on 'till the Night, diluncurkan pada 2 Agustus 2011.

Daftar isi

 [sembunyikan

[sunting] Kehidupan Pribadi

Greyson Michael Chance lahir pada 16 Agustus 1997[1] di Wichita Falls, Texas, dan sekarang tinggal di Edmond, Oklahoma.[2] Dia merupakan anak termuda dari Scott dan Lisa Chance; dia memiliki kakak berumur tujuh-belas tahun, Alexa, dan abang berumur Dua-puluh tahun, Tanner, mereka berdua juga dapat bermain musik.[5] Chance mulai bermain piano saat berumur 8 tahun dan telah tiga tahun les piano; bagaimanapun, dia tidak memiliki latihan vokal yang khusus.
Dari inspirasinya, Chance mengatakan, "Saya suka artis yang dapat mengkomunikasikan emosi mereka melalui musik dan bernyanyi dari hari. Itulah yang saya harapkan dengan musik saya." Chance mendapatkan inspirasi dari Lady Gaga; setelah melihatnya bernyanyi "Paparazzi pada MTV Video Music Award 2009, dia mengatakan,"Saya sangat kagum dengan performanya. Saya suka jiwa drama dan treatikalnya, ditambah dia merupakan penyanyi dan pemain piano yang hebat." Chance juga terinspirasi dari Christina Aguilera, band rock Augustana, penyanyi R&B John Legend, penulis lagu-penyanyi Elton John, dan John Lennon, dari The Beatles.[2][3]

[sunting] Penampilan

Sampul video Chance "Paparazzi" diperlihatkan di Youtube, pada 26 April, 2010, dan hampir dua minggu video itu masih rendah penonton. Paling tidak dua situs sosial, GossipBoy.ca dan reddit.com, menerbitkan videonya pada 10 May 2010. Ellen DeGeneres yang melihat itu pertama kali setelah kakaknya, Tanner Chance, menulis pada pemirsanya menyarankan agar menonton video tersebut.[6] Video itu kemudian mendapatkan kira-kira 10,000 penonton ketika DeGeneres melihat itu pertama kali;[7] ketika menjelaskan alasannya untuk menamakan label record terbarunya "eleveneleven", dia terdaftar sebagai salah satu fakta yang dia pertama sekali melihat Paparazzinya Chance pada 11 May, Yahoo! Music melaporkan: "Semenjak tulisan ini diluncurkan, video telah melebihi 36,000 penonton sejauh ini, dan dia telah di undang untuk tampil pada The Ellen DeGeneres Show.[3]
Pada 12 May, 2010 Greyson Chance tampil dan berwawancara serta menampilkan "Paparazzi" untuk Ellen di Los Angeles.[8] Ini disiarkan pada 15 May 2010.[9][10] Selama wawancara, Chance mendapatkan panggilan telepon dari Lady Gaga,[11] yang anak lelaki itu mengatakan bahwa dia merupakan "inspirasi terbesarnya".[12] Penampilan pertamanya pada Ellen diikuti dengan penampilan keduanya, pada 26 May 2010, yang dimana Chance menampilkan lagu orisinalnya "Broken Hearts", dan menerima hadiah $10,000 (Rp 88,000,000) serta Piano baru Yamaha karena berhasil memenangkan kontes Ellen's Wonderful Web of Wonderment dan diumumkan sebagai artist pertama yang akan masuk label rekord terbarunya eleveneleven.[13] Chance sekarang telah memiliki banyak fans baik di Facebook maupun di Twitter.[14] Dia merupakan musisi ke-28 yang memiliki pelanggan terbanyak di YouTube, dengan 286.000 pelanggan dasar, pada 3 Januari 2010.[15] Greyson Chance juga tampil di "We Day" (yang juga dikenal sebagai "Me to We Day 2010") di pusat kota Toronto pada Pusat Penerbangan Kanada, dimana dia menampilkan "Can't Love, Can't Hurt" oleh Band Augustana.[16]

[sunting] Tampil di Media

Greyson at the film premiere of Harry Potter and the Deathly Hallows – Part 2 in July 2011.
Pada pagi tanggal 11 May 2010, Video Cover milik Chance "Paparazzi" ditampilkan pada RyanSeacrest.com, yang kemudian dikatakan bahwa dia mendapatkan video itu via BuzzFeed, sebuah situs yang mencoba untuk mencari dan memprediksikan kepopuleritas seseorang melalui internet.[17] Kemudian, TVGuide,[18] The Huffington Post,,[19] dan Yahoo! Music's video blog, Video Ga Ga,[3] juga menerbitkan artikel mengenai video itu; TVGuide mengatakan pada artikel itu bahwa halaman fans Facebook telah dibuat untuk Chance. Sore itu, Ryan Seacrest dan DeGeneres mentautkan sebuah video pada akun twitter mereka,[20][21] demikian juga Ashton Kutcher.[22]
Pada 12 May 2010, pengumuman DeGeneres tentang pemesanan Chance pada The Ellen DeGeneres Show, diberitakan pada waktu yang berbeda pada seluruh tempat di Amerika dan menerbitkannya pada situs resminya.[23] Jurnal Wall Street[24] dan Los Angeles Times,[25] diantara media tendensi yang lain, yang juga memposting artikel mentautkan video dan mengumumkan penampilan itu kedepan. Malam itu, ABC World News menyiarkan laporan mengenai Chance yang diwawancarai oleh Diane Sawyer, yang dikatakan oleh ABC News sebagai Billi Elliot dan bagian dari Glee TV.[26] Malam itu, Guy Oseary, seorang manajer entertaimen L.A. yang kliennya termasuk Madonna, Demi Moore, dan Ashton Kutcher, merekomendasikan video "Paparazzi" milik Chance di Twitter..[27]
Pada 13 May 2010, Pertunjukan Chance pada The Ellen DeGeneres Show disiarkan, dan juga pada media tendensi, termasuk CBS[28] dan People,[29] dilaporkan pada pertunjukan tersebut. Pagi itu, Ryan Seacrest menerbitkan tautan yang lain di Twitter, kali ini video Chance tentang pertunjukannya di The Ellen DeGeneres Show.[30] Tidak hanya menerima perhatian dari DeGeneres dan Seacrest tetapi juga, pada 14 May, penyanyi, penulis lagu, dan penulis buku David Archuleta mentautkan video di Twitter yang mengklaim bahwa Greyson itu "berbakat".[31]
Pada 15 May 2010, Greyson Chance menciptakan halaman akun MySpace resmi[32] dan halaman Twitter resmi.[33] Pada hari yang sama pula, Crazed Hits, sebuah industri musik "tip-sheet" dijalankan oleh Alex Wilhem, dengan tanpa sumber, menyebutkan bahwa "Interscope Records" telah membuat persetujuan kontrak dengan anak berumur 12 tahun, Greyson Chance.[34] hari itu pula, NewsOK menerbitkan video, "Tiga Hal yang kamu ketahui tentang Greyson Chance", dan sebuat artikel yang mana Ayah Chance, mengatakan bahwa keluarga mereka akan menghabiskan akhir pekan dengan memutuskan bagaimana Greyson Chance kedepannya sebelum menandatangani kontrak apapun.[5]
Pada tanggal 18 May 2010, The New York Post melaporkan perjanjian dengan Interscope Records, mengutip Ayah dan kakanya Chance sebagai konfirmasi perjanjian; The Post juga melaporkan bahwa panggilan yang dibuat untuk sekolahnya Chance dialihkan kepada Guy Oseary.[35] Pada 15 May, Ellen DeGeneres mengumumkan bahwa dia telah membentuk label rekaman yang dinamai eleveneleven dan Chance merupakan artis pertamanya.[36] Guy Oseary yang menangani karir Madonna dan Troy Carter, yang menangani karir Lady Gaga, akan menjadi wakil manajer dari karir Greyson Chance, tetapi tidak ada hubungan dengan label rekaman besar yang telah ditandatangani..[37]
Kronologi dari kejadian itu telah menghasilkan analisis media dari fenomena marketing yang terpisah dari elemen musikal dan biografikal. Pada 15 May 2010, "The Christian Science Monitor" menerbitkan sebuah artikel yang ditulis oleh Gloria Goodale, staf penulis dari biro publikasi; mengungkapkan bahwa pertumbuhan cepat Chance di media memberikan perhatian dan memunculkan variasi dari situs resmi dari Chance, sebagaimana perhatian yang meningkat dari analisis indrustri musik Jeff Snyder tentang kualitas dari video itu sendiri, Goodale menanyakan "Apakah terdapat tangan media yang besar dibelakang pertumbuhan musik Christian Greyson Chance."[14] Pada 18 May 2010, Goodle menulis kembali pada artikelnya dengan membuat artikel kedua untuk Christian Science Monito fokus kepada "zaman modern dari manipulasi media", yang diperkenalkan dengan mengatakan,"Laporan sejauh ini menyarankan bahwa manipulasi media/video YouTube Greyson Chance merupakan legit.[38] Pada 18 May 2010, Saluran berita ITN menerbitkan sebuah laporan video pada saluran YouTube-nya, dimana banyak dari pertanyaan yang sama diangakat; aspek yang diangkat dari video Chance "Paparazzi", analisis indutri media Alan Stevens menunjukkan ketidakmampuan budaya media modern untuk membedakan mana video yang dihasilkan oleh amatiran dan mana video yang benar-benar dihasilkan oleh seorang profesionalis tetapi menampakkan bahwa video yang dihasilkan oleh amatir tampak asli.[39]
Single pertamanya yang berjusul "Waiting Outside The Lines" telah dirilis di iTunes pada 26 Oktober 2010. Lagu ini dirilis secara digital di Inggris pada 9 Desember. Sigle ini juga berisi versi studionya dari video pertamanya "Paparazzi" milik Lady Gaga. Pada awal Desember 2010, dia mengunjungi baik Paris maupun London, mengunjungi stasiun radio lokal dan memberikan konser tertutup pada kedua kota tersebut.[40][41]
Pada 5 Februari,[42] Greyson Chance kembali masuk pada kancah Nasional dengan menampilkan "Waiting Outside The Lines" pada CBS Early Show, saat singgah di New York, tour bersama Miranda Cosgrove
Pada 17 May, 2011, single terbarunya "Unfriend You" dirilis di iTunes.[43]
Pada 9 April, dia memulai tour "Waiting 4U" dengan penyanyi pop/R&B Australia Cody Simpson di Ivins, Utah. Tour tersebut berakhir pada 18 May, 2011 di Portland, Oregon.
Pada 23 May, Greyson kembali tampil pada The Ellen DeGeneres Show untuk menunjukkan single terbarunya, "Unfriend You". Setelah penampilan itu, Greyson mengungkapkan tanggal rilis resmi dari album terbarunya, Hold On 'Til the Night, yang dirilis pada 2 Agustus 2011. Video musik yang dihasilkan oleh bintang ternama Victorius, Ariana Grande.[44]
Pada 15 September, dia kembali tampil pada The Ellen DeGeneres Show untuk berbicara mengenai albumnya, dan juga mengungkapkan bahwa dia telah mengambil langkah pertamanya di dunia akting, menggambarkan versi mudanya dari Jimmy Chance, menjadi seorang protagonis pada Raising Hope, pada premiere musim kedua dari seri tersebut.[45]

[sunting] Diskografi